Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB | GBP/USD |GBP/USD

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bunga The Fed masih terbuka tahun ini.

Sentimen dolar juga tertekan karena investor melihat potensi pelemahan USD bisa berlanjut jika ketua The Fed berikutnya cenderung lebih dovish dan mendorong pemangkasan suku bunga lebih dalam. Ekspektasi pasar soal arah kebijakan ini membuat daya tarik dolar ikut turun dibanding mata uang utama lain, termasuk poundsterling.

Dari sisi Inggris, Bank of England (BoE) memberi dukungan ke pound karena memilih jalur kebijakan yang lebih bertahap. Pada rapat Desember, BoE menurunkan suku bunga dari 4,0% ke 3,75%, level terendah dalam hampir tiga tahun, namun menegaskan penurunan berikutnya akan dilakukan dengan perhitungan yang makin ketat.

Gubernur BoE Andrew Bailey juga menekankan bahwa suku bunga kemungkinan masih turun, tetapi setiap pemangkasan selanjutnya akan menjadi keputusan yang "lebih sulit" karena bank sentral tetap menimbang risiko inflasi dan ketahanan ekonomi.

Perbedaan ritme kebijakan ini penting: jika The Fed lebih agresif memangkas suku bunga sementara BoE lebih hati-hati, maka selisih imbal hasil bisa makin menguntungkan pound. Kondisi itu biasanya membantu GBP/USD bertahan kuat.

Ke depan, pergerakan GBP/USD tetap sensitif terhadap komentar pejabat bank sentral dan data ekonomi AS. Jika sinyal rate cut The Fed makin menguat, pound berpeluang menjaga momentum; sebaliknya, kalau dolar mendadak dapat dukungan dari data kuat atau nada Fed yang lebih hawkish, pasangan ini bisa cepat berbalik.

5 poin penting

- GBP/USD naik ke sekitar 1,3480 dan bertahan di atas 1,3450.

- Dolar melemah karena pasar makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga.

- Ekspektasi ketua The Fed baru yang lebih dovish bisa menambah tekanan ke USD.

- BoE menurunkan suku bunga ke 3,75%, tapi menegaskan jalurnya bertahap.

- Divergensi kebijakan Fed vs BoE jadi kunci arah GBP/USD ke depan.

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

GBP/USD Nahan Napas Jelang BoE & CPI AS...
Thursday, 18 December 2025 08:10 WIB

GBP/USD bergerak datar dan cenderung "ngambang" di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS